<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>gnatanice</title>
	<atom:link href="http://gnatanice.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gnatanice.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 10:14:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gnatanice.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>gnatanice</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gnatanice.wordpress.com/osd.xml" title="gnatanice" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gnatanice.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN HARAPAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-harapan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-harapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 10:14:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[    Pengertian Harapan Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi.Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=67&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>    <strong>Pengertian Harapan</strong></li>
</ul>
<p>Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi.Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.</p>
<ul>
<li>    <strong>Sebabnya manusia mempunyai harapan</strong></li>
</ul>
<p>Manusia adalah mahluk sosial.Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.</p>
<p>• Dorongan kodrat</p>
<p>Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.</p>
<p>Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya.Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.</p>
<p>• Dorongan kebutuhan hidup</p>
<p>Sudah kodrat manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup<em>. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas :Kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani .Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan,dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan</em>.Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain.Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah.maupun kemampuan berpikimya.Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.</p>
<p>Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :</p>
<p>a) kelangsungan hidup (survival)</p>
<p>b) keamanan ( safety )</p>
<p>c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)</p>
<p>d) diakui lingkungan (status)</p>
<p>e) perwujudan cita-cita (self actualization)</p>
<ul>
<li>    <strong>Kepercayaan</strong></li>
</ul>
<p>Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karma orang lain itu dapat dipercaya.</p>
<p>Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan – langsung atau tidak langsung kepada manusia.Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. Hak berpikir bebas, hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak ber agama menurut keyakinan.</p>
<p>Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu, Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.</p>
<ul>
<li>    <strong>Usaha meningkatkan Kepercayaan kepada Tuhan</strong></li>
</ul>
<p>Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya.Usaha itu antara lain:</p>
<p>• Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.</p>
<p>• Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.</p>
<p>• Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.</p>
<p>• mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.</p>
<p>• menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.</p>
<h1><em>Kesimpulan</em> <em>: Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan.Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.</em></h1>
<p><em>Referensi </em>:</p>
<p><a href="http://mahisaajy.blogspot.com/2011/05/persamaan-harapan-dan-cita-cita.html">http://mahisaajy.blogspot.com/2011/05/persamaan-harapan-dan-cita-cita.html</a></p>
<p><a href="http://raitosun.blogspot.com/2011/04/manusia-dan-harapan.html">http://raitosun.blogspot.com/2011/04/manusia-dan-harapan.html</a></p>
<p><a href="http://rulrul.wordpress.com/2011/03/16/rangkuman-ibd-manusia-dan-harapan/">http://rulrul.wordpress.com/2011/03/16/rangkuman-ibd-manusia-dan-harapan/</a></p>
<p><a href="http://gerdaamelia.blogspot.com/2011/05/manusia-dan-tanggung-jawab-serta.html">http://gerdaamelia.blogspot.com/2011/05/manusia-dan-tanggung-jawab-serta.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=67&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-harapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN KEGELISAHAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-kegelisahan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-kegelisahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 09:37:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[    Pengertian Kegelisahan Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan menipakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=63&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>    <strong>Pengertian Kegelisahan</strong></li>
</ul>
<p>Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan menipakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.</p>
<p>Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala; memandang jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya; duduk termenung sambil memegang kepalanya; duduk dengan wajah munmg atau sayu, malas bicara; dan lain-lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>    <strong>Sebab-Sebab orang gelisah</strong></li>
</ul>
<p>* Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )</p>
<p>* Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)</p>
<p>* Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )</p>
<p>* Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>    <strong>Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan</strong></li>
</ul>
<p>Usaha-usaha yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kegelisahan ini peratama-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi. Sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>    <strong>Keterasingan</strong></li>
</ul>
<p>Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain.</p>
<p>Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama orang pemah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>    <strong>Kesepian</strong></li>
</ul>
<p>Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pemah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia, lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya.Faktor penyebab dari kesepian, yaitu :</p>
<p>&gt;&gt;&gt; Faktor Psikologis</p>
<p>1. Existential Loneliness</p>
<p>Kesepian ini disebabkan oleh kenyataan adanya keterbatasan keberadaan manusia yang disebabkan oleh terpisahnya seseorang dengan orang-orang lain, sehingga tidaklah mungkin baginya untuk berbagi perasaan dan pengalamannya dengan orang lain.</p>
<p>2. Pengalaman traumatis hilangnya orang-orang terdekat</p>
<p>Hilangnya seseorang yang sangat dekat dengan individu secara tiba-tiba tanpa bisa dihindari seringkali dianggap sebagai penyebab kesepian.</p>
<p>3. Kurangnya dukungan dari orang lain</p>
<p>Kesepian dialami oleh mereka yang merasa tidak sesuai dengan lingkungannya. Mereka yang mengalami kesepian manganggap diri mereka sebagai orang yang diremehkan dan ditolak lingkungannya.</p>
<p>4. Adanya masalah krisis dalam diri seseorang dan kegagalan</p>
<p>Bila seseorang merasa harga dirinya terganggu, ia akan menghilangkan semangatnya dan merasa kosong serta menghindar untuk mengadakan hubungan dengan lingkungannya.</p>
<p>5. Kurangnya rasa percaya diri</p>
<p>Meskipun individu dapar melakukan hubungan sosial dengan baik, namun ia merasa bahwa lingkungan disekitarnya kurang melibatkannya, sehingga menyebabkan individu merasa kesepian, ia hanya dapat berhubungan sosial secara formalitas saja.</p>
<p>6. Kepribadian yang tidak sesuai dengan lingkungan</p>
<p>Orang-orang yang menjengkelkan, seperti pemarah, terlalu patuh dan tidak mempunyai kemampuan bersosialisasi akan dihindari dari lingkungannya, sehingga mereka merasa kesepian.</p>
<p>7. Ketakutan untuk menanggung resiko sosial</p>
<p>Individu ini takut terlalu dekat dengan orang lain, bercerita banyak, sehingga mereka yang kesepian akan melihat kedekatan sosial sebagai sesuatu yang berbahaya dan penuh resiko.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>    <strong>Ketidakpastian</strong></li>
</ul>
<p>Ketidak pastian artinya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas. Macam-macam penyebab terjadinya ketidakpastian :</p>
<p>1) Obsesi (gejala neurosa jiwa), yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh pendertia.</p>
<p>2) Phobia, yaitu rasa ketakutan yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.</p>
<p>3) Kompulasi, yaitu adanya keraguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.</p>
<p>4) Histeria, yaitu neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.</p>
<p>5) Delusi, yaitu menunjukkan pikiran yang tidak beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu.</p>
<p>6)  Halusinasi, yaitu khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera.</p>
<p>7) Keadaan emosi, yaitu dalam keadaan tertentu seseorang sangat berpengaruh oleh emosinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>    <strong>Usaha-usaha mengatasi ketidakpastian</strong></li>
</ul>
<p>Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya. Untuk dapat mengatasi keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andaikata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat diatasi. Bila hal itu terjadi, mungkin jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke pisikolog.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Kesimpulan : </em>Setiap permasalahan hidup pasti akan pernah merasakan kegelisahan,kesepian,ketidakpastian dan kekhawatiran.sebenarnya kegelisahan itu kita yang buat karna pemikiran kita yang takut menghadapi masalah yang datang.Padahal semuanya itu dapat diselesaikan jika kita menghadapi masalah tersebut dengan bersikap positif dalam menjalankanya dan mengandalkan Tuhan dalam setiap masalah yang kita hadapi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Referensi : <strong>http://id.wikipedia.org/wiki/Ketidakpastian</strong></p>
<p><strong>http://nothingwrongwithmylongblackhair.wordpress.com/2010/05/24/manusia-dan-kegelisahan</strong></p>
<p><strong>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/faktor-faktor-penyebab-kesepian/<br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=63&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-kegelisahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN TANGGUNGJAWAB</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-tanggungjawab/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-tanggungjawab/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 09:20:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[    Pegertian tanggungjawab Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Makna dari tanggung jawab itu sendiri ialah siap menerima kewajiban atau tugas. Dalam artian disini bahwa ketika seseorang diberikan kewajiban atau tugas, seseorang tersebut akan menghadapi suatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=58&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>    <strong>Pegertian tanggungjawab</strong></li>
</ul>
<p>Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Makna dari tanggung jawab itu sendiri ialah siap menerima kewajiban atau tugas. Dalam artian disini bahwa ketika seseorang diberikan kewajiban atau tugas, seseorang tersebut akan menghadapi suatu pilihan yaitu menerima dan menghadapinya dengan dedikasi atau menunda dan mengabaikan tugas atau kewajiban tersebut.</p>
<ul>
<li>      <strong>Macam Tanggungjawab </strong></li>
</ul>
<p>Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu</p>
<p>1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri</p>
<p>Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.</p>
<p>2. Tanggung jawab terhadap keluarga</p>
<p>Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.</p>
<p>3. Tanggung jawab terhadap masyarakat</p>
<p>Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.</p>
<p>4.      Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara</p>
<p>Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara</p>
<p>5.      Tanggung jawab terhadap Tuhan</p>
<p>Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juga dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.</p>
<ul>
<li>    <strong>Pengabdian dan Pengorbanan</strong></li>
</ul>
<p>Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.</p>
<p>(a). Pengabdian</p>
<p>Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, honnat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.</p>
<p>(b). Pengorbanan</p>
<p>Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehinggaa pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.</p>
<p>Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan.Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.</p>
<p><em>Kesimpulan</em> : Setiap orang harus mempunyai tanggungjawab atas setiap apa yang dia lakukan , tanggungjawab itu sangat penting.Karna dari tanggungjawab orang dapat mengukur bagaimana tentang sifat dan pola pikir kita.tanggungjawab biasanya adalah suatu alatukur untuk membangun kepercayaan seseorang kepada kita.</p>
<h2><em>Referensi :</em></h2>
<h2><a href="http://sosialdasar.blogspot.com/2011/03/manusia-dan-arti-tanggung-jawab.html"><em>http://sosialdasar.blogspot.com/2011/03/manusia-dan-arti-tanggung-jawab.html</em></a><em></em></h2>
<h2><a href="http://agnezkembaren.wordpress.com/2011/03/15/manusia-dan-tanggung-jawab-2/"><em>http://agnezkembaren.wordpress.com/2011/03/15/manusia-dan-tanggung-jawab-2/</em></a><em></em></h2>
<h2><a href="http://wuryanano.wordpress.com/2007/10/27/memahami-tanggung-jawab/"><em>http://wuryanano.wordpress.com/2007/10/27/memahami-tanggung-jawab/</em></a></h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=58&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-tanggungjawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-pandangan-hidup/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-pandangan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 09:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[    Pengertian pandangan hidup dan ideology : Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan.Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bersifat kodrati. Pandangan hidup artinya pendapat pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=55&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div></div>
<ul>
<li>    <strong>Pengertian pandangan hidup dan ideology :</strong></li>
</ul>
<p>Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan.Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bersifat kodrati. <em>Pandangan hidup </em>artinya pendapat pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup das<em>arnya mempunyai unsur unsur </em>yaitu cita – cita, kebajikan, usaha, keyakinan / kepercayaan.</p>
<p>Dengan demikian pandangan hidup bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses yang panjang. Sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataanya. Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya<em>.</em></p>
<p>Macam-macam sumber pandangan hidup :</p>
<p>1. Pandangan hidup yang berasal d<em>ari agama yaitu pandangan hidup </em>yang mutlak kebenarannya.</p>
<p>2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.</p>
<p>3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.</p>
<p><strong><em>Ideology adalah</em></strong> kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup kalau mengikuti apa yang tertuang dalam kamus besar bahasa Indonesia. Ideology adalah tidak sama dengan aqidah. Ideology adalah hasil pemikiran manusia yang dituangkan dalam bentuk konsep bersistem yang menjadi dasar atau asas teori yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup manusia. Hak ideology ada 2 yaitu ;</p>
<p>1.Ideology Hukum</p>
<p>Rincian dari keseluruhan orang dan masyarakat yang dapat memberikan dasar atau legitimasi bagi keberadaan lembaga – lembaga yang akan datang. System hokum atau bagian dari dari system hukum.</p>
<p>2. Ideology Politik</p>
<p>Himpunan nilai – nilai ide, norma – norma, kepercayaan dan keyakinan, yang dimiliki seseorang atau sekelompok orang atas dasar dan probelema politik yang dihadapinya dan yang menetukan tingkah laku politiknya.</p>
<ul>
<li>    <strong>Cita-Cita</strong></li>
</ul>
<p>Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Cita-cita merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.</p>
<p>3  Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita – citanya antara lain :</p>
<p>- Manusia itu sendiri,</p>
<p>- Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita – cita tersebut,</p>
<p>- Seberapa tinggi cita – cita yang ingin dicapai.</p>
<ul>
<li>    <strong>Kebajikan</strong></li>
</ul>
<p>Kebajikan atau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral. Dia adalah seorang individu yang utuh, terdiri atas jiwa dan raga. Dia memiliki hati yang pada hakikatnya lagi, memihak pada kebenaran dan selalu mengeluarkan pendapat sendiri tentang pribadinya, perasaannya, cita-citanya, dan hal-hal lainnya. Dari yang dirasakan manusia tersebut, manusia cenderung lebih memihak pada kebaikan untuk dirinya sendiri. Inilah yang membuat sebagian manusia ‘terpilah’ menjadi manusia egois, yang seringkali seperti tidak mengenal kebajikan.</p>
<p>Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari 3 segi, yaitu :</p>
<p>a. Manusia sebagai pribadi, yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati.</p>
<p>b. Manusia sebagai anggota masyarakat atau makhluk sosial, manusia hidup bermasyarakat, saling membutuhkan, saling menolong, dan saling menghargai anggota masyarakat</p>
<p>c. Manusia sebagai makhluk Tuhan</p>
<p>Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya. Karena tingkah laku bersumber dari pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri.</p>
<p>Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya. Karena tingkah laku bersumber dari pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri. Terdapat tiga hal yang menjadi faktor yang mungkin dapat menjadikan seorang individu memiliki sikap tertentu, yaitu:</p>
<p>a.Pembawaan (hereditas) , sesuatu yang diturunkan dari orang tua pada anaknya.</p>
<p>b.Lingkungan, merupakan alam kedua yang melingkupi manusia dan di situ manusia baru akan terdidik dengan sendirinya agar bisa melanjutkan hidup.</p>
<p>c.Pengalaman, merupakan segala sifat dari keadaan-keadaan, baik itu manis ataupun pahit yang dirasakan dan cenderung sering terbesit di pikiran manusia.</p>
<ul>
<li>    <strong>Usaha atau Perjuangan</strong></li>
</ul>
<p>Usaha atau perjuangan adalah bentuk kerja keras untuk mewujudkan tujuan atau cita-cita. . Setiap manusia harus kerja keras untuk melanjutkan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan, perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia.Tanpa adanya usaha, hidup manusia tak ada artinya. Manusia diciptakan berakal dan berindra, di mana apa yang dititipkan-Nya harus dipotensialkan sesuai kemampuannya.<strong></strong></p>
<ul>
<li>    <strong>Keyakinan atau Kepercayaan</strong></li>
</ul>
<p>Keyakinan atau kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Keyakinan / kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup manusia adalah sebuah pemikiran yang mendasar dan mendalam terhadap suatu hal yang kemudian di anut untuk menjadi pedoman hidup mereka.</p>
<p>Manusia memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda dalam meraih tujuan atau cita-cita masing-masing. Pandangan hidup ini mau tidak mau akan menjadi pedoman untuk mengantarkan mereka pada tujuan atau cita-cita tersebut. Maka yang sebaiknya dilakukan manusia adalah memikirkan, merancang, atau menentukan langkah- langkah berpandangan hidup yang baik.</p>
<p><strong>Kesimpulan : </strong>Setiap manusia mempunyai pandangan hidup sendiri-sendiri untuk mencapai cita-cita dan tujuan masingmasing. Setiap manusia berhak melakukan apa yang dia inginkan selama hal itu tidak merugikan orang lain dan sekelilingnya.Tujuan atau citacita hidup itu bisa tercapai,jika kita percaya dan yakin akan apa yang kita pikirkan.Bukan hanya kepercayaan saja tapi juga usaha kita , usaha dalam menggapai tujuan hidup.</p>
<p><strong><em>Referensi :</em></strong></p>
<p><a href="http://desilaila.multiply.com/journal/item/23">http://desilaila.multiply.com/journal/item/23</a></p>
<p><a href="http://yodi-adhari.blogspot.com/2010/04/pengertian-pandangan-hidup-dan-ideologi.html">http://yodi-adhari.blogspot.com/2010/04/pengertian-pandangan-hidup-dan-ideologi.html</a></p>
<p><a href="http://disclamaboy.wordpress.com/2011/03/18/pengertian-pandangan-hidup-dan-ideologi/">http://disclamaboy.wordpress.com/2011/03/18/pengertian-pandangan-hidup-dan-ideologi/</a></p>
<p><a href="http://humanforest.blogspot.com/2005/08/arti-sebuah-cita-cita.html">http://humanforest.blogspot.com/2005/08/arti-sebuah-cita-cita.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=55&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-pandangan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN KEADILAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-keadilan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 08:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[     Pengertian Keadilan. Adil adalah orang yang mengendalikan diri dari perasaanya dikendalikan kembali oleh akal, jadi yang dimaksudkan,Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau manusia. Keadilan yaitu kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=50&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>
<h2>     Pengertian Keadilan.</h2>
</li>
</ul>
<h2>Adil adalah orang yang mengendalikan diri dari perasaanya dikendalikan kembali oleh akal, jadi yang dimaksudkan,Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau manusia.</h2>
<p><img src="/Users/Sony/AppData/Local/Temp/moz-screenshot-4.png" alt="" /></p>
<p>Keadilan yaitu kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar</p>
<p>.<strong><em><span style="text-decoration:underline;">Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ektrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.</span></em></strong></p>
<p>Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, Jika kita hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak orang lain. Begitupun sebaliknya</p>
<ul>
<li>
<h2>     Keadilan Sosial</h2>
</li>
</ul>
<p>Berbicara tentang keadilan, Kita tentu ingat dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pancasila berbunyi : “<strong><em>Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia</em></strong>” yang dalam sila tersebut mengandung makna seperti berikut.</p>
<p>Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia berarti adanya persamaan dan saling menghargai karya orang lain. Jadi seseorang bertindak adil apabila dia memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan haknya. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat.</p>
<ul>
<li>
<h2>5 wujud keadilan sosial yang diperinci dalam perbuatan dan sikap</h2>
</li>
</ul>
<p>Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia.</p>
<p>Sikap dan perbuatan yang perlu dipupuk untuk mewujudkan keadilan sosial itu , yakni :</p>
<p>1.Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.</p>
<p>2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.</p>
<p>3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan</p>
<p>4.Sikap suka bekerja keras.</p>
<p>5.Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.</p>
<p>Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial itu akan dituangkan dalam berbagai langkah dan kegiatan, antara lain melalui delapan jalur pemerataan yaitu :</p>
<p>1.Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan.</p>
<p>2.Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.</p>
<p>3.Pemerataan pembagian pendapatan.</p>
<p>4.Pemerataan kesempatan kerja.</p>
<p>5.Pemerataan kesempatan berusaha.</p>
<p>6.Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita.</p>
<p>7.Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.</p>
<p>8.Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.</p>
<ul>
<li>Macam-macam keadilan</li>
</ul>
<p>1. Keadilan legal atau keadilan moral</p>
<p>Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.</p>
<p>2. Keadilan distributive</p>
<p>Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).</p>
<p>3. Keadilan komutatif</p>
<p>Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat</p>
<ul>
<li>
<h2>     Kejujuran</h2>
</li>
</ul>
<p>Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada.Dan pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.</p>
<ul>
<li>
<h2>     Kecurangan</h2>
</li>
</ul>
<p>Curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nurani.Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbn kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat diselilingnya hidup menderita.</p>
<ul>
<li><strong><em>Sebab-Sebab Seseorang Melakukan Kecurangan</em></strong></li>
</ul>
<p>Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan, ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya ada empat aspek yaitu:</p>
<p>1.Aspek ekonomi</p>
<p>2.Aspek kebudayaan</p>
<p>3.Aspek peradaban</p>
<p>4.Aspek tenik</p>
<ul>
<li>     Perhitungan (hisab) dan pembalasan                <strong></strong></li>
</ul>
<p><em>Perhitungan (Hisab) menurut agama</em> ialah perhitungan amal dan perbuatan manusia selama ia hidup, apa yang ia kerjakan mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Amal perbuatan atas perbuatannya akan di hisab atau dihitung dan dilakukan pembalasan sesuai dengan apa yang telah ia kerjakan. <em>Sedangkan perhitungan (Hisab) menurut hukum</em> ialah perhitungan terhadap apa yang telah dilakukannya. Perhitungannya tidak berdasarkan kemauan manusia namun perhitungannya sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah tersebut. Dan kepadanya dikenai pembalasan berdasarkan apa yang telah dilakukan.</p>
<ul>
<li>
<h2>     Pemulihan Nama</h2>
</li>
</ul>
<p>Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hti-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya.Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin, dan lain sebagainya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak yang baik</p>
<ul>
<li>
<h2>     Pembalasan</h2>
</li>
</ul>
<p>Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah lau yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan salah satunya disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yagn penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah mahluk moral dan mahluk sosial.Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu.</p>
<p><strong><em>Kesimpulan :</em></strong> Manusia harus menciptakan kehidupan yang adil,adil dalam arti harus jujur atau tidak ada kecurangan.Kadang kita tahu bahwa yang kita lakukan itu salah tapi kita tetap melakukan hal itu , karna ada kesempatan atau peluang .Setiap perlakuan negatif yang dilakukan pasti akan ada konsekuensinya dan setiap kejujuran yang kita lakukan juga akan berdampak positif J Setiap orang yang tidak berlaku jujur pasti akan mendapat pembalasan akan apa yang telah dilakukan.Kejujuran itu harus dari kita sendiri yaitu dilandasi oleh kesadaran dan penguasaan diri.</p>
<p><strong><em>Referensi :</em></strong> <a href="http://bacaebookgratis.wordpress.com/2011/06/03/7-manusia-dan-keadilan/">http://bacaebookgratis.wordpress.com/2011/06/03/7-manusia-dan-keadilan/</a></p>
<p><a href="http://abdulghoni-asykur.blogspot.com/2011/04/ibd-bab-7.html">                      http://abdulghoni-asykur.blogspot.com/2011/04/ibd-bab-7.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=50&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN PENDERITAAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-penderitaan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-penderitaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 08:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[      Pengertian Penderitaan Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namur peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=45&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>      <strong>Pengertian Penderitaan</strong></li>
</ul>
<p>Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namur peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.</p>
<p>Sebab-Sebab Timbulnya Penderitaan:</p>
<ol>
<li>Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia.</li>
<li>Penderitaan yang timbul karena siksaan / azab Tuhan.</li>
</ol>
<p>Pengaruh / dampak yang dapat ditimbulkan dari penderitaan dapat berupa dampak positif ataupun dampak negative. Sikap ini sangatlah berpengaruh dari kepribadian orang yang mengalami penderitaan, jika orang ini mempunyai kepribadian yang sabar maka dampak yang ditimbulkan akan membuat orang ini semakin tabah, ulet, dll. Begitupula sebaliknya.</p>
<ul>
<li>
<h2>     Siksaan</h2>
</li>
</ul>
<p>Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah.</p>
<p>Tiga Siksaan Bersifat Psikis</p>
<p>•Kebimbangan, siksaan ini terjadi ketika manusia sulit untuk menentukan pilihan yang mana akan meraka ambil dan mereka tidak ambil. Situasi ini sangat membuat psikis manusia tidak stabil dan butuh pertimbangan yang amat sangat sulit.</p>
<p>•Kesepian, merupakan perasaan sepi yang amat sangat tidak diinginkan oleh setiap manusia. Pada hakikatnya manusia itu adalah makhluk yang bersosial ,hidup bersama dan tidak hidup seorang diri.Faktor ini dapat mengakibatkan depresi kejiwaan yang berat dan merupakan siksaan paling mendalam yang menimpa rohani manusia</p>
<p>•Ketakutan, adalah suatu reaksi psikis emosional terhadap sesuatu yang ditakuti oleh manusia.Rasa takut ini dapat menimbulkan traumatik yang amat mendalam. Dampaknya manusia bisa kehilangan akal pikirannya dan membuat manusia berkejatuhan mental.</p>
<ul>
<li>
<h2>     Kekalutan Mental</h2>
</li>
</ul>
<p>Kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.</p>
<p>Gejala-gejala pemulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :</p>
<p>a. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung</p>
<p>b. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.</p>
<p>Tahap-taham gangguan kejiwaan adalah :</p>
<p>a. gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita balk jasmani maupun rokhaninya.</p>
<p>b. usaha mempertahankan diri dengan cars negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara bertahan dirinya salah; pada orang yang tidak menderita ganguan kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.</p>
<p>c. kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.</p>
<p>Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :</p>
<p>1.kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempuma; hal-hal tersebut sexing menyebabkan yang bei angkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kaedudukannya dan menghancurkan mentalnya.</p>
<p>2.terjadinya konflik sosial budaya akibat nonna berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga is tidak dapat menyesuaikan diri lagi; misalnya orang pedesaan yang berat menyesuaikan diri dengan kehidupan kota, orang tua yang telah mapan sulit menerima keadaan baru yang jauh berbeda dan masa jayanya dulu.</p>
<p>3.cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial; over acting sebagai overcompensatie.</p>
<p>Proses-proses Kekalutan Mental</p>
<p>Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negative. 1.                Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara balk sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, ataupun melakukan kegitan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan.</p>
<p>&gt; Negatif : trauma yang dialami diperlarutkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi,yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.</p>
<ol>
<li> Bentuk fustasi antara lain :Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi Hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya</li>
<li>Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan</li>
<li>Fiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu</li>
<li>Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain</li>
<li>Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya</li>
<li>Narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang lain</li>
<li>Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yagn dapat menjurus ke sifat yang sinting.</li>
</ol>
<ul>
<li>
<h2>     Penderitaan dan Perjuangan</h2>
</li>
</ul>
<p>Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdiran bukan hannya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Apabila kita memperhatikan dan membaca riwayat hidup para pemimpin bangsa, orang-orang di dunia, sebagian dari kehidupannya dilalui dengan penderitaan dan penuh perjuangan.Berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Manusia hanya merencanakan dan Tuhan yang menentukan.</p>
<ul>
<li>     Penderitaan, Media masa dan Seniman</li>
</ul>
<p>Kemungkinan terjadi penderitaan itu sangat besar. Hal ini dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya menyejahterakan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Penciptaan bom atom, reaktor nuklir, pabrik senjata, peluru kendali, pabrik bahan kimia merupakan sumber peluang terjadinya penderitaan manusia. Beberapa sebab lain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakaan, bencana alam, bencana perang dan lain-lain. berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar TV, pesawat radio, dengan maksud suoaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat.</p>
<ul>
<li>
<h2>     Penderitaan dan sebab-sebabnya</h2>
</li>
</ul>
<p>Apabila di kelompokan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat di perinci sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>) Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan sekitarnya. Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya juga menyebabkan penderitaan manusia.</li>
<li>) Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan.</li>
</ol>
<ul>
<li>
<h2>     Pengaruh Penderitaan</h2>
</li>
</ul>
<p>Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif.</p>
<p>Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, anti ibu tiri,ia berjuang menentang kekerasan dan lain-lainnya</p>
<p>Apabila sikap negatif dan positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilainnya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai, keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.</p>
<p><strong><em>Opini </em></strong>: Setiap manusia mempunyai masalah atau penderitaan dalam hidupnya.Tidak ada seorangpun yang tidak pernah mengalami masalah atau penderitaan , ada kebahagian dan ada kesedihan.Masalah yang dihadapi setiap manusia itu juga berbeda beda dan cara mereka dalam menghadapi masalah tersebut berbeda–beda,tergantung bagaimana cara menyikapinya.Kita harus bisa berjuang mengatasi masalah yang terjadi dan lebih dekat lagi kepada Tuhan.</p>
<p><strong><em>Referensi:</em></strong></p>
<p>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/tugas-ibd-manusia-dan-penderitaan-minggu3/</p>
<p>http://edy-kribo.blogspot.com/2010/06/manusia-dengan-penderitaan-siksaan-dan.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=45&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-penderitaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN KEINDAHAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-keindahan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-keindahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 08:31:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[KEINDAHAN Keindahan identik dengan sesuatu hal yang manusia tersebut baru melihatnya pertama kali, misalnya, manusia tersebut pergi kesuatu tempat  yang berada jauh dari tempat tinggalnya yang belum pernah ia datangi  atau terkesan melihat sesuatu yang belum kita lihat sebelumnya . Dan setiap keindahan itu tergantung pada selera orang masing – masing. Kata keindahan berasal dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=40&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<ul>
<li>KEINDAHAN</li>
</ul>
</div>
<p>Keindahan identik dengan sesuatu hal yang manusia tersebut baru melihatnya pertama kali, misalnya, manusia tersebut pergi kesuatu tempat  yang berada jauh dari tempat tinggalnya yang belum pernah ia datangi  atau terkesan melihat sesuatu yang belum kita lihat sebelumnya . Dan setiap keindahan itu tergantung pada selera orang masing – masing.</p>
<p><img src="/Users/Sony/AppData/Local/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /></p>
<p>Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, warna, dan sebagainya. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia.</p>
<p>Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.</p>
<p>1. Keindahan dalam arti luas</p>
<p>Keindahan dalam arti luas menurut para ahli, yaitu :</p>
<p>a. Menurut The Liang Gie keindahan adalah ide kebaikan</p>
<p>b. Menurut Pluto watak yang indah dan hukum yang indah</p>
<p>c. Menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan</p>
<p>2. Keindahan dalam arti estetik murni</p>
<p>Yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.</p>
<p>3. Keindahan dalam arti terbatas</p>
<p>Yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna.</p>
<p>Keindahan adalah identik dengan kebenaran, keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah yang tidak mengandung kebenaran tidak indah.Ada dua nilai terpenting dalam keindahan ;</p>
<p>1. Nilai ekstrinsik  yakni nilai yang sifatnya sebagai alat atau membantu untuk sesuatu hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.</p>
<p>2. Nilai intrinsik adalah sifat baik yang terkandung di dalam atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut, contohnya pesan yang akan disampaikan dalam suatu tarian.</p>
<p>Teori estetika keindahan adalah Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :</p>
<p>1. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu subjektif adanya yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri. Barangkali pernah juga kita dengar pepatah “Des Gustibus Non Est Disputandum” selera keindahan tak bisa diperdebatkan.</p>
<p>2. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan objektif adanya, yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada pada suatu objek, artinya seekor kupu-kupu memang lebih indah dari pada seekor lalat hijau.</p>
<p>3. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif, artinya kualitas keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan objek substansi. Ada tiga hal yang nyata ketika seseorang menyatakan bahwa sesuatu itu indah, apabila ada keutuhan (Integrity) ada keselarasan (Harmony) serta kejelasan (Clearity) pada objek tersebut. Ini biasanya disebut sebagai hukum keindahan.</p>
<ul>
<li>    RENUNGAN</li>
</ul>
<p>Renungan berasal dari kata renung, artinya dam-diam dan sedang memikirkan sesuatu, atau memikirkan  dengan sangat mendalam. Renungan adalah hasil dari merenung, dan didalam merenung kita dapat  menciptaka n beberapa peikiran dan seni.</p>
<p><img src="/Users/Sony/AppData/Local/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /></p>
<p>Didalam renngan terdapat beberapa teori,diantaranya :</p>
<ol>
<li>Teori Pengungkapan, dalil dari teori ini mengungkapakan bahwa “Art is an of human felling” atau bias dimasudkan sei ada;ah suatu pegungungkapan dari perasaan manusia.</li>
<li>Teori Metafisik, teori seni ini yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua,yakn berasal dari Plato yang kaya-karya tulisannya sbagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.</li>
<li>Teori Psikolois, teori-teori metafisis dari para filsafat yang menerapkan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi umumnya tidak memuaskan, karena terlampau abstrak dan spekulatif.</li>
</ol>
<ul>
<li>KESERASIAN</li>
</ul>
<p>Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran dan seimbang.Karena itu dalam keindahan ini, sebagian ahli pikir menjelaskan, bahwa keindahan pada dasamya adalah sejumlah kualitas / pokok tertentu yang terdapat pada sesuatu hal. Kualita yang paling sering disebut adalah kesatuan (unity). keselarasan (harmony), kesetangkupan (symetry), keseimbangan (balance), dan keterbalikan (contrast).</p>
<p><img src="/Users/Sony/AppData/Local/Temp/moz-screenshot-2.png" alt="" /></p>
<p>Filsuf Ingris Herbert Read merumuskan definisi, bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat di antara pencerapan-pencerapan inderawi kita (beauti is unity of formal relations among our sence-perception). Pendapat lain menganggap pengalaman estetik suatu keselarasan dinamik dari perenungan yang menyenangkan. Dalam keselarasan itu seseorang memiliki perasaan-perasaan seimbang dan tenang, mencapai cita rasa akan sesuatu yang terakhir dan rasa hidup sesaat di tempat-tempat kesempurnaan yang dengan senang hati ingin diperpanjangnya. -</p>
<p><strong><em>Opini</em></strong> : Keindahan itu bisa dirasakan oleh setiap manusia tergantung dari manusianya itu sendiri , menganggap indah atau tidak apa yang mereka lihat menurut mereka . setiap orang mempunyai argument sendiri tentang apa yang mereka lihat dan rasakan, belum tentu yang kita anggap indah juga dirasakan indah oleh orang lain.Karna pemikiran setiap manusia itu beda.Dan setiap manusia juga berbeda-beda dalam mengungkapkan rasa keindahan/kagum terhadap sesuatu.</p>
<h4>Referensi :</h4>
<p>http://yourdreamisyourworld.blogspot.com/2011/03/manusia-dan-keindahan.html</p>
<p>http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab5-manusia_dan_keindahan.pdf</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=40&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-keindahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN CINTA KASIH</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-cinta-kasih/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-cinta-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 05:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[      Pengertian Cinta Kasih Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Cinta kasih memegang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=35&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>      <strong>Pengertian Cinta Kasih </strong></li>
</ul>
<p>Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.</p>
<p>Cinta kasih memegang peranan penting didalam kehidupan manusia, sebab cinta kasih merupakan daras kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta menjadi pengikat manusia dengan Tuhannya, sehingga manusia menymbah tuhan dengan ikhlas, mingikuti perintahNya, serta berpegang teguh pada syariatnya.</p>
<p>Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.  Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:</p>
<p>1.Cinta bersifat manusiawi</p>
<p>2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.</p>
<p>3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.</p>
<p>Cinta juga selalu menyatakan unsur  &#8211; unsur dasar tertentu yaitu:</p>
<p>1.Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.</p>
<p>2.Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.</p>
<p>3.Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.</p>
<p>4.Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.</p>
<p>Abnormalitas menurut Dra. Kartini dibagi dalam tiga golongan, yaitu:</p>
<p>1. Dorongan Seksual yang abnormal</p>
<p>Pelacuran (prostitution) yang pada umumnya dilakukan wanita dalam melayani pria hidung belang karena dorongan ekonomi, kekecewaan dan seterusnya.</p>
<p>Perzinahan (adultery) merupakan relasi seksual yang dilakukan oleh pria atau wanita yang tidak sah secara agama dan hukum.</p>
<p>Perkosaan (rape) merupakan perbuatan cabul dengan cara kekerasaan atau paksaan.</p>
<p>Bujukan (seduction) merupakan bujukab atau rayuan untuk mengajak bersetubuh.</p>
<p>2.Partner Seks yang abnormal</p>
<p>Homoseksualitas, terhadap sesama jenis.</p>
<p>zoofilia, terhadap hewan.</p>
<p>Pedofilia, Terhada anak di bawah umur.</p>
<p>Geronto-seksualitas, Pria terhadap wanita tua.</p>
<p>3.Dalam pemuasan dorongan seksual</p>
<p>Voyeurism atau Peeping Tom, dilakukan seseorang yang mendapat kepuasan seks dengan melihat orang lain telanjang. Transvestutisme, merupakan gejala pathologis yang memekai pakaian lawan jenis.</p>
<p>Transseksualisme, terjadi pada sesorang yang merasa dirinya memiliki seksualitas yang berlawanan dengan kenyataan.</p>
<ul>
<li>      KASIH SAYANG</li>
</ul>
<p>Kasih sayang dapat diartikan sebagai perasaan sayang, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang. Didalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka singga kedunya merupakan satukesatuan yang bulat dan utuh.</p>
<p>Kasih sayang merupakan dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komunikasi antara anak dan orang tua pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orang tuanya. Pengembangan watak anak dan selanjutnya tidak boleh lepas dari kasih sayang dan perhatian orang tua. Suatu hubungna yang harmonis akan terjadi secara timbal balik antara orang tua dan anak.</p>
<p>Adanya kasih sayang ini mempengaruhi anak dalam masyarakat. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya bermacam-macam, demikian pula sebaliknya. Dari cara pemberian cinta kasih dapat dibedakan :</p>
<p>1.Orang tua bersifat aktif fan sianak bersifat pasif</p>
<p>2.Orang tua bersifat pasif dan sianak bersifat aktif</p>
<p>3.Orang tua bersifat pasif dan sianak bersifat pasif</p>
<p>4.Orang tua bersifat aktif dan sianak bersifat aktif</p>
<p>Erich Fromm (1983:54) dalam bukunya Semi Mencintai mengemukakan tentang adanya macam macam cinta, yaitu:</p>
<p>1.Cinta Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.</p>
<p>2.Cinta Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.</p>
<p>3.Cinta Erotis, kasih sayang yang bersumber dai cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta, di dalamnya sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.</p>
<p>4.Cinta Diri Sendiri, yaitu bersumber dai diri sendiri. CInta diri sendiri bernilai positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam kebutuhan jasmani dan rohani.</p>
<p>5.Cinta Terhadap Allah</p>
<ul>
<li>      <strong>KEMESRAAN</strong></li>
</ul>
<p>Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.</p>
<p>Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:</p>
<p>Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.</p>
<p>Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.</p>
<p>Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.</p>
<ul>
<li>      <strong>PEMUJAAN </strong></li>
</ul>
<p>Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa – dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti , nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.</p>
<p>Cara Pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan. Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang lebih indah.</p>
<ul>
<li>   <strong>Belas Kasihan</strong></li>
</ul>
<p>Cinta Agape adalah cinta manusia kepada Tuhan.</p>
<p>Cinta Philia adalah cinta kepada orangtua dan saudara.</p>
<p>Cinta Amor / Eros adalah cinta antara pria dan wanita.</p>
<p>Disamping itu masih ada cinta lagi, yaitu cinta terhadap sesama. Dalam cinta terhadap sesama ini dipergunakan istilah belas kasihan, karena cinta disini bukan karena cakapnya, kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaannya.</p>
<p>Jadi kata kasihan berarti bersimpati kepada nasib atau keadaan yang diderita orang lain.</p>
<p>Manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi. Dan orang yang berbudi sangat dipuji oleh Allah Swt.</p>
<p>Dalam Esai on Love ada pengertian bahwa cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. Itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas.</p>
<ul>
<li>      <strong>CINTA KASIH EROTIS </strong></li>
</ul>
<p>Cinta kasih erotis yaitu penyatuan yang sempurna, penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis bersifat ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupan jatuh cinta. Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara.</p>
<p>Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam.</p>
<p>Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali eksklusivitas  dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainya.</p>
<p>Cinta kasih erotis mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun pria). Hal ini merupakan gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan. Dengan demikian, bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari perbuatan kemauan.</p>
<ul>
<li> Kesimpulan : Kasih sayang merupkan perasaan kepada seerong yang disayangi atau disukai. Setiap orang diciptakan memiliki rasa cinta dan kasih. Cinta bukan saja diperuntukan untuk seorang pacar atau seseorang yang kita sayangin. Tetapi, rasa sayang dan cinta untuk Allah dan sesama kita makhluk hidup.</li>
</ul>
<p>Sumber : e-Learning Universitas Gunadarma</p>
<p><a href="http://kierielf.blogspot.com/2011/05/pengertian-cinta-kasih.html">http://kierielf.blogspot.com/2011/05/pengertian-cinta-kasih.html</a></p>
<p><a href="http://dodyfauzi.blogspot.com/2011/03/pengertian-cinta-kasih.html">http://dodyfauzi.blogspot.com/2011/03/pengertian-cinta-kasih.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=35&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-cinta-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KONSEPSI ILMU KEBUDAYAAN DASAR dalam KESUSASTRAAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/konsepsi-ilmu-kebudayaan-dasar-dalam-kesusastraan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/konsepsi-ilmu-kebudayaan-dasar-dalam-kesusastraan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 04:59:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[v  Pendekatan Kesusastraan Dari sekian banyak ilmu-ilmu humanities, seni dan sastra memagang peranan yang penting. Seni sendiri menjadi lebih efektif daripada cabang ilmu lainnya karena sifatnya yang fleksibel dan tidak terikat. Sementara itu sastra memegang peranan yang jauh lebih penting, karena beberapa alasan : 1.sastra menggunakan bahasa, dimana bahasa adalah sarana yang dapat menampung semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=23&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>v  <strong>Pendekatan Kesusastraan</strong></p>
<p>Dari sekian banyak ilmu-ilmu humanities, seni dan sastra memagang peranan yang penting. Seni sendiri menjadi lebih efektif daripada cabang ilmu lainnya karena sifatnya yang fleksibel dan tidak terikat. Sementara itu sastra memegang peranan yang jauh lebih penting, karena beberapa alasan :</p>
<p>1.sastra menggunakan bahasa, dimana bahasa adalah sarana yang dapat menampung semua pernyataan dan kegiatan manusia, selain juga untuk berkomunikasi memahami diri sendiri, orang lain, dan lingkungan di sekitarnya.</p>
<p>2.sastra lebih mudah berkomunikasi, karena sastra adalah penjabaran. Berbeda dengan tarian, yang merupakan abstraksi yang harus dijabarkan lagi.</p>
<p>3.Sastra didukung oleh cerita, sehingga gagasan lebih mudah tersampaikan dan oranga kan lebih tertarik,</p>
<p>Ilmu Budaya Dasar sendiri adalah ilmu yang mencakup semua cabang humanities tersebut, sehingga diharapkan dengan memperlajari ilmu budaya dasar, seseorang dapat mengembangkan kepribadiaanya menjadi homo humanities,</p>
<p>v  <strong>Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan Dengan Prosa</strong>,</p>
<p>Secara umum, prosa didefinisikan sebagai cerita fiksi ataui cerita rekaan yang memiliki pelaku, alur yang dihasilkan oleh daya imajinasi.</p>
<p>Dalam kesusastraan Indonesia, ada dua jenis prosa, yaitu prosa lama dan prosa baru.</p>
<p>Prosa lama meliputi : dongeng-dongeng, hikayat, sejarah, epos, kisash pelipur lara. Sedangkan prosa baru meliputi : cerita pendek, roman/novel, biografi, otobiografi, kisah, dll,</p>
<p>v  <strong>Nilai-Nilai Dalam Prosa Fiksi,</strong></p>
<p>Prosa fiksi adalah prosa yang menggambarkan cerita, sehingga di dalamnya pasti ada pesan moral yang ingin disampaikan. Adapaun nilai-nilai yang dapat diperoleh pembaca melaluiu prosa fiksi antara lain adalah :</p>
<p>1. Prosa fiksi memberikan kesenangan</p>
<p>Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.</p>
<p>2. Prosa fiksi memberikan infonnasi</p>
<p>Fiksi memberikan sejenis infonnasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Dalam novel sexing kita dapat belajan sesuatu yang lebih datipada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.</p>
<p>3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural</p>
<p>Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.</p>
<p>4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan</p>
<p>Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri</p>
<p>v  <strong>Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan Dengan Puisi,</strong></p>
<p>Puisi adalah bagian dari sastra yang berisi ekspresi pengalaman penyair mengenai dirinya, alam, kehidupannya, Tuhannya memalui bahasa yang artistik, estetik, utuh, dan dipadatkan,</p>
<p>Keartistikan puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :</p>
<p>1. Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.</p>
<p>2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.</p>
<p>3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.</p>
<p>4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.</p>
<p>5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati</p>
<p>Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :</p>
<p>1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.</p>
<p>Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut &#8220;pengalaman perwakilan&#8221;. Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang tethatas. Dengan pengalaman perwakilan itu sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa memiliki kesadaran yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri dan tentang masyarakat.</p>
<p>2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.</p>
<p>Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, baik orang lain maupun did sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.</p>
<p>3. Puisi dan keinsyafan sosial</p>
<p>Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imaginatif puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa :</p>
<p>- penderitaan atas ketidak adilan</p>
<p>- perjuangan untuk kekuasaan</p>
<p>- konflik dengan sesamanya</p>
<p>- pemberontakan terhadap hukum Tuhan</p>
<ul>
<li>Kesimpulan : Antara manusia dan budaya memiliki keterkaitan antar satu dan yang lain. Karna manusia juga disebut sebagai mahkluk yang berbudaya. Disetiap tempat yang berbeda pasti memiliki budaya yang berbeda pula. Manusia harus hidup saling berdampingan dan manusia tidak dapat hidup sendiri,karena manusia dalah makhluk sosial. Banyaknya budaya yang masuk, hendaknya tidak mengubah kebudayaan yang telah kita miliki sejak dulu.</li>
</ul>
<p><strong>Sumber : </strong></p>
<p><a href="http://windahapsari.blogspot.com/2011/03/ilmu-budaya-dasar-yang-dihubungkan.%20%20html">http://windahapsari.blogspot.com/2011/03/ilmu-budaya-dasar-yang-dihubungkan.  html</a>http://agnezkembaren.wordpress.com/2011/02/25/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusastraan/</p>
<p><a href="http://anisamaryati.ngeblogs.info/2010/12/29/kesastraan/">http://anisamaryati.ngeblogs.info/2010/12/29/kesastraan/</a></p>
<p>http://dwiariyanilylaku.blogspot.com/2010/11/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam.html. http://aromblog.blogspot.com/2010/04/nilai-nilai-dalam-prosa-fiksi.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=23&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/konsepsi-ilmu-kebudayaan-dasar-dalam-kesusastraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN KEBUDAYAAN</title>
		<link>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-kebudayaan/</link>
		<comments>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-kebudayaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 04:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GLORIA N S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gnatanice.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[  MANUSIA Menurut saya manusia adalah makhluk ciptaan ALLAH yang paling sempurna dibandingkan dengan makhlik lainnya. Karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Bukan hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=18&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<ul>
<li><strong>  MANUSIA </strong></li>
</ul>
</div>
<p>Menurut saya manusia adalah makhluk ciptaan ALLAH yang paling sempurna dibandingkan dengan makhlik lainnya. Karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Bukan hanya itu saja pengertian manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosil. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Maka sebab itu manusia adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial.</p>
<p>1.         Pengembangan manusia dari segi Susila</p>
<p>Kehidupan manusia yang tidak dapat lepas dari orang lain, membuat orang harus memiliki aturan-aturan norma. Aturan-aturantersebut dibuat untuk menjadikan manusia menjadi lebih beradab. Menusia akan lebih menghargai nilai-nilai moral yang akan membawa mereka menjadi lebih baik.</p>
<p>Dengan demikian, kelangsungan kehidupan masyarakat tersebut sangat tergantung pada tepat tidaknya suatu pendidikan mendidik seorang manusia mentaati norma, nilai dan kaidah masyarakat. Jika tidak maka manusia akan melakukan penyimpangan terhadap norma-norma yang telah disepakati bersama oleh masyarakat.</p>
<p>2.         Pengembangan Manusia dari segi Religius atau Agama</p>
<p>Manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa di muka bumi ini sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lain. Melalui kesempurnaannya itu manusia bisa berpikir, bertindak, berusaha, dan bisa menentukan mana yang benar dan baik. Di sisi lain, manusia meyakini bahwa dia memiliki keterbatasan dan kekurangan. Maka dari keseluruhan perkembangan itu menjadi lengkap dan utuh dalam setiap sisinya, baik dari sisi individu, sosial, susila, maupun religius. Keutuhan dari setiap sisi tersebut dapat menjadikan manusia menjadi makhluk yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan makhluk-makhluk Tuhan yang lain.</p>
<p>3. Pengembangan Manusia dari segi Sosial</p>
<p>Interaksi sebagai proses sosial</p>
<p>Interaksi sosial adalah proses saling mempengaruhi dalam hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dan kelompok.</p>
<p>Proses adalah tahapan-tahapan dalam suatu peristiwa untuk membentuk jalannya rangkaian kerja. sedangkan sosial adalah segala sesuatu mengenai masyarakat yang peduli terhadap kepentingan umum. Jadi, proses sosial adalah tahapan-tahapan dalam suatu peristiwa untuk membentuk manusia bermasyarakat yang memperhatikan segi kehidupan bersama.</p>
<p>4.Pengembangan Manusia dari segi Budaya</p>
<p>Manusia juga akan mulai berpikir tentang bagaimana caranya menggunakan hewan atau binatang untuk lebih memudahkan kerja manusia dan menambah hasil usahannya dalam kaitannya untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Manusia sangat mempunyai hasrat yang tinggi apabila dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain. Hasrat untuk selalu menambah hasil usahanya guna mempermudah lagi perjuangan hidupnya menimbulkan perekonomian dalam lingkungan kerja sama yang teratur. Hasrat disertai rasa keindahan menimbulkan kesenian. Hasrat akan mengatur kedudukannya dalam alam sekitarnya, dalam menghadapai tenaga-tenaga alam yang beraneka ragam bentuknya dan gaib, menimbulkan kepercayaan dan keagamaan. Hasrat manusia yang selalu ingin tahu tentang segala sesuatu disekitarnya menimbulkan ilmu pengetahuan.</p>
<p>Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari karya, rasa dan cipta masyarakat.Atas dasar itulah para ahli mengemukakan adanya unsur kebudayaan yang umumnya dibagi menjadi 7 unsur, yaitu :</p>
<p>1. Unsur religius;</p>
<p>2. Sistem kemasyarakatan;</p>
<p>3. Sistem peralatan;</p>
<p>4. Sistem mata pencaharian hidup;</p>
<p>5. Sitem bahasa;</p>
<p>6. Sistem pengetahuan;</p>
<p>7. Kesenian.</p>
<p>Berdasarkan unsur diatas, maka kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud, antara lain :</p>
<p>1. Wujud sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, norma, peraturan dan sejenisnya. Ini merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup.</p>
<p>2. Kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.</p>
<p>3. Kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia.</p>
<ul>
<li>      <strong>HAKEKAT MANUSIA</strong></li>
</ul>
<p>Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi ciptaan Tuhan yang lain. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi dengan akal pikiran serta hawa nafsu. Tuhan menanamkan akal dan pikiran kepada manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing – masing dan untuk orang di sekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di bumi ini .</p>
<p>Hakekat manusia adalah sebagai berikut :</p>
<p>a.Makhluk yang memiliki tenga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.</p>
<p>b.Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.</p>
<p>c.yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.</p>
<p>d.Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.</p>
<p>e.Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati</p>
<p>f.Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas</p>
<p>g.Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.</p>
<p>h.Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.</p>
<ul>
<li>      <strong>KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR</strong></li>
</ul>
<p>Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.</p>
<p>Kita tidak bisa selalu mengatakan budaya timur itu lebih baik daripada budaya barat , menurut saya situasi dan kondisi berperan sangat penting untuk menentukan berdasarkan budaya mana orang harus menyelesaikan suatu masalah. Kita dituntut untuk memiliki beberapa pertimbangan yang bersifat menyeluruh, pada budaya timurlah kita memiliki kelebihannya</p>
<ul>
<li>      <strong>PENGERTIAN KEBUDAYAAN</strong></li>
</ul>
<p>Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.</p>
<p>1. M. Jacobs dan B.J. Stern</p>
<p>Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi social, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan social.</p>
<p>2. Koentjaraningrat</p>
<p>Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.</p>
<p>3. Edward B. Taylor</p>
<p>Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.</p>
<p>4. Ki Hajar Dewantara</p>
<p>Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai</p>
<ul>
<li>      <strong>UNSUR UNSUR KEBUDAYAAN</strong></li>
</ul>
<p>1.Sistem Religi</p>
<p>Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.</p>
<p>2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan</p>
<p>Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.</p>
<p>3. Sistem Pengetahuan</p>
<p>Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.</p>
<p>4. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem Ekonomi</p>
<p>Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.</p>
<p>5. Sistem Teknologi dan Peralatan</p>
<p>Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.</p>
<p>6. Bahasa</p>
<p>Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.</p>
<p>7. Kesenian</p>
<p>Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan..</p>
<ul>
<li>      <strong>WUJUD KEBUDAYAAN</strong></li>
</ul>
<p>Wujud Kebudayaan menurut Dimensi : Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan  dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.</p>
<p>o Gagasan (Wujud ideal)</p>
<p>Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.</p>
<p>o Aktivitas (tindakan)</p>
<p>Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.</p>
<p>o Artefak (karya)</p>
<p>Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling nyata diantara ketiga wujud kebudayaan.</p>
<ul>
<li>      <strong>ORIENTASI NILAI BUDAYA</strong></li>
</ul>
<p>Menurut C. Kluckhon dalam karyanya Variations in Value Orientation sistem nilai udaya secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia,yaitu :</p>
<p>- Hakekat Hidup Manusia hakekat, Hidup setiap kebudayaan berbeda secara exstern. Seperti bcrusaha memadamkan hidup,menganggap kelakuan hidup tertentu sebagai suatu hal yang baik.</p>
<p>-Hakekat karya Manusia, Kebudayaan hakekatnya berbeda-beda ada yang bertujuan u-ntuk hidup,dan lain sebagainya.</p>
<p>-Hakekat waktu Manusia, Hakekat waktu setiap budaya berbeda,ada yang mementingkan orientasi masa lampau dan mementingkan orientasi masa kini.</p>
<p>-Hakekat Alam Manusia, Manusia memiliki anggapan yang berbeda,ada yang beranggapan kebudayaan harus mengeksploitasi alam dan ada pula yang beranggap manusia harus harmonis dengan alam.</p>
<p>-Hakekat Hubungan Manusia, Mementingkan hubungan antar sesamanya dan orientasi pada tokoh,yang berpandanga individualis ditinggalkan saja.</p>
<ul>
<li>      <strong>PERUBAHAN KEBUDAYAAN</strong></li>
</ul>
<p>Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.</p>
<p>Ada faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu:</p>
<p>a. Mendorong perubahan kebudayaan</p>
<ol>
<li>Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material).</li>
<li>Adanya individu-individu yang mudah menerima unsure-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda.</li>
<li>Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.</li>
</ol>
<p>b. Menghambat perubahan kebudayaan</p>
<ol>
<li>Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah , seperti :adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material)</li>
<li>Adanya individu-individu yang sukar menerima unsure-unsur perubahan terutama generasi tu yang kolot.</li>
</ol>
<p>Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :</p>
<p>1. Faktor intern</p>
<p>• Perubahan DemografisPerubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.</p>
<p>• Konflik social</p>
<p>Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. c/o: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.</p>
<p>• Bencana alam</p>
<p>Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan c/o; bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.</p>
<p>• Perubahan lingkungan alam</p>
<p>Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.</p>
<p>2. Faktor ekstern</p>
<p>• Perdagangan</p>
<p>Indonesia terletak pada jalur perdagangan Asia Timur denga India, Timur Tengah bahkan Eropa Barat. Itulah sebabnya Indonesia sebagai persinggahan pedagang-pedagang besar selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya dengan percampuran budaya yang ada.</p>
<p>• Penyebaran agama</p>
<p>Masuknya unsur-unsur agama Hindhu dari India atau budaya Arab bersamaan proses penyebaran agama Hindhu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama Kristen dan kolonialisme.</p>
<p>• Peperangan</p>
<p>Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan, dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsure-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia.</p>
<ul>
<li>      <strong>KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN </strong></li>
</ul>
<p>Hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dari sisi lain hubungan antar manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan manusia dan masyarakat yang dinyatakan sebagai dialektis.</p>
<p>Proses dialektis ini tercupta melalui tiga tahap,yaitu :</p>
<p>1. Eksternalisasi: Proses manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunia.</p>
<p>2. Obyektivitas: Proses masyarakat menjadi realitas obyektif,menjadikan masyarakat dengan segala pranata sosialnnya untuk mempengaruhi,dan membentuk perilaku manusia.</p>
<p>3. Internalisasi: Proses manusia mempelajari kembali masyarakatnya agar dia dapat hidup baik,hingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.</p>
<p>Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai</p>
<p>1) penganut kebudayaan,</p>
<p>2) pembawa kebudayaan,</p>
<p>3) manipulator kebudayaan, dan</p>
<p>4) pencipta kebudayaan.</p>
<p>Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli. Cara yang dipilih masyarakat tergantung pada seberapa besar perbedaan kebudayaan induk dengan kebudayaan minoritas, seberapa banyak imigran yang datang, watak dari penduduk asli, keefektifan dan keintensifan komunikasi antar budaya, dan tipe pemerintahan yang berkuasa.</p>
<p>• Monokulturalisme: Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilaSi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama.</p>
<p>• Leitkultur (kebudayaan inti): Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. Dalam Leitkultur, kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri, tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli.</p>
<p>• Melting Pot: Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah.</p>
<p>• Multikulturalisme: Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai dengan kebudayaan induk.</p>
<p><strong>Sumber :</strong></p>
<p><a href="http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_12.html">http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_12.html</a></p>
<p><a href="http://ykaditya.blogspot.com/">http://ykaditya.blogspot.com/</a></p>
<p><a href="http://windyku.wordpress.com/2011/02/13/3-wujud-kebudayaan-menurut-dimensinya/">http://windyku.wordpress.com/2011/02/13/3-wujud-kebudayaan-menurut-dimensinya/</a></p>
<p><a href="http://yanezzcihuy.wordpress.com/2011/03/22/kaitan-manusia-dan-kebudayaan/">http://yanezzcihuy.wordpress.com/2011/03/22/kaitan-manusia-dan-kebudayaan/</a></p>
<p><a href="http://ridwan202.wordpress.com/">http://ridwan202.wordpress.com/</a></p>
<p><a href="http://arikaka.com/manusia-dan-kebudayaan/">http://arikaka.com/manusia-dan-kebudayaan/</a></p>
<p><a href="http://fourthrottle16.blogspot.com/">http://fourthrottle16.blogspot.com</a></p>
<p><a href="http://rosdayantilia.wordpress.com/2010/10/22/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/">http://rosdayantilia.wordpress.com/2010/10/22/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/</a></p>
<p><a href="http://beniazhari.blogspot.com/2010/12/pengertian-perubahan-kebudayaan-adalah.html">http://beniazhari.blogspot.com/2010/12/pengertian-perubahan-kebudayaan-adalah.html</a></p>
<p><a href="http://zenziko.wordpress.com/2010/03/20/pengertian-manusia-dan-kebudayaan/">http://zenziko.wordpress.com/2010/03/20/pengertian-manusia-dan-kebudayaan/</a></p>
<p><a href="http://ratrismart.blogspot.com/2010/04/pengertian-manusia.html">http://ratrismart.blogspot.com/2010/04/pengertian-manusia.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gnatanice.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gnatanice.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gnatanice.wordpress.com&amp;blog=28454016&amp;post=18&amp;subd=gnatanice&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gnatanice.wordpress.com/2012/01/17/manusia-dan-kebudayaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/52dc2cb72615238f76b28914dad03e28?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gnatanice</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
